Responsive image

Marketing

12/07/2020

Sahabat The Coach, Salam TheWill!

 

Marketing adalah salah satu departemen dalam perusahaan yang punya peran dan tanggung jawab untuk menyadarkan masyarakat akan kebutuhan dan keinginan terhadap produknya. Peran mereka lebih luas karena yang dituju adalah masyarakat.

Marketing memasang jaring yang lebar dan luas, lengkap dengan antisipasinya untuk menangkap minat masyarakat terhadap produknya, tentunya dengan berbagai taktik dan strategi. Seperti, iklan berbayar, baliho di jalan raya, media sosial, endorse selebgram/influencer, dan cara-cara lainnya.

Keberadaan marketing mampu memberikan insentif yang cukup, intrik, dan pengaruh yang besar bagi masyarakat untuk melakukan tindakan yang diinginkan. Tindakan tersebut tidak harus terjadi closing saat ituTindakan itu bisa saja berupa membagi data pribadi, yakni nama, alamat email, alamat tempat tinggal, alamat pekerjaan, bahkan nomor WA atau telepon rumah. 

Tetapi, apakah Sahabat memahami kerja marketing di masa new normal ini? Mau tak mau, kita harus bekerja sesuai tuntutan zaman. Kita tidak bisa menolaknya, Sahabat. Kita harus melaluinya. Adanya pandemi (Covid19)  ini jelas berpengaruh pada perkembangan departemen marketing. Dan kita harus mempelajarinya!

Jeng jeng ....

Siap belajar marketing di era sekarang, Sahabat? Yang kita butuhkan hanya sikap terbuka untuk menerima semua yang terjadi. Dengan terbukanya pikiran, kita tidak akan menolak apa pun masukan yang diberikan, termasuk masukan dari perkembangan zaman itu sendiri. 

Kita sadari bersama. Efek dari adanya pandemi ini akan berpengaruh pada sistem marketing perusahaan. Adanya slogan stay at home atau di rumah aja menjadikan kebiasaan baru para customer (new costumers behaviours). Mobilitas yang rendah berpengaruh. Konsumen lebih senang melakukan pembelian menggunakan aplikasi di gadget mereka. Mereka pun bisa membanding-bandingkan produk kita dengan yang lainnya, mulai dari segi harga sampai kualitas produk. Mereka sangat cerdas dalam memilih. Dan pembelian mereka dilakukan secara lebih sadar dari sebelumnya. 

Apakah Sahabat merasa terancam? Atau malah takut, panik, dan bingung setelah menerima informasi tersebut?

Jeng jeng ....

Boleh-boleh saja merasakan hal itu, merasa terancam, takut, panik, dan bingung. Kalau sudah dirasa cukup merasakan mereka, itu tandanya kita sudah siap belajar. Mari belajar!

Marketing sekarang menuju pada revolusi digital. Departemen marketing harus berinovasi dengan cepat dan tepat. Melalui internet, customer dapat melihat kualitas produk, ulasan produk, rating produk, bahkan perusahaan produk. Customer memegang penuh kendalinya atas pembeliannya. Bagaimana tidak? Hanya dengan gadget, semua proses transaksi bisa terjadi dengan cepat.

Sahabat khawatir, ya. Tenang, saya akan bagikan inovasi-inovasi marketing yang diusulkan oleh  Father of Marketing kita bersama. 

Berikut adalah inovasi-inovasi marketing menurut Philip Kotler yang sudah saya rangkum,

1. Cepatlah mengamati produk perusahaan kompetitor dengan memberikan sedikit sentuhan yang berbeda dari produk Sahabat. Sahabat harus jeli untuk melihat dan menganalisis perkembangan produk yang menarik minat customer pada setiap zamannya. Sahabat harus terbuka menerima semua perubahan dan mulailah untuk mengembangkan perusahaan Sahabat ke ranah apa pun itu.

2. Berikan inspirasi kepada perusahaan Sahabat dengan menunjukkan pentingnya melakukan inovasi terhadap produk. Sahabat dapat menjelaskan dengan memberikan perbandingan yang utuh tentang perusahaan kompetitor yang lebih sukses. Ini memang akan sangat menyakitkan dengan adanya perbandingan-perbandingan. Tetapi, Sahabat akan mudah memahami cara kerja marketing mereka. Departemen marketing perlu melakukan analisis produk sampai layanan (service) demi kesuksesan perusahaan bersama.

3. Jaring pendapat customer dengan memberikan mereka ruang tersendiri. Ulasan dari customer akan mempermudah marketing dalam mengembangkan inovasi-inivasi produk yang diinginkan customer. Biasanya, ide-ide mereka sangat brilian! Terbukalah untuk menerimanya.

4. Bekerja samalah dengan customer terbaik Sahabat. Tentunya Sahabat pasti punya customer terbaik, 'kan? Mereka adalah customer yang loyal, yang suka memberi masukan terbaiknya untuk perusahaan Sahabat. Percayalah pada mereka.

5. Kembangkan pengadaan sumber daya Sahabat untuk menarik perhatian customer melalui ide-ide baru. Mengembangkan perusahaan artinya mengembangkan sayap perusahaan dengan mengadakan sumber daya yang baru.

6. Periksa kickstarter yang tertarik dengan perusahaan Sahabat. Produk-produk yang berkaitan dapat terus digali dari mereka. 

Itulah marketing zaman sekarang. Marketing yang mengalamai revolusi digital. Bagaimana Sahabat? Sudah siap inovasi apa terhadap produk perusahaan? Jangan sungkan untuk berbagi dengan siapa pun, ya.

Ada the Will, ada Coach Willy.

©2020 coachwilly.com. All rights reserved.